Hasil pengukuran suatu besaran selalu dinyatakan dengan satuan. Satuan yang digunakan untuk menyatakan besaran dapat berbeda-beda. Satuan adalah standar ukuran dari suatu besaran. Satuan baku adalah satuan pengukuran yang menunjukkan hasil sama meski dilakukan dengan orang yang berbeda. Contoh satuan baku yaitu meter, cm, kg, dll. Sedangkan satuan tidak baku adalah satuan pengukuran yang mana hasil pengukurannya berbeda-beda antara orang yang satu dengan orang yang lainnya. Contoh satuan tidak baku yaitu jengkal, hasta, depa, telapak kaki, Langkah kaki, dll
Mari Mengamati| No | Gambar | Keterangan | Uraian |
|---|---|---|---|
| 1 |
Sumber. pribadi |
Jengkal | 1 jengkal adalah ukuran jarak antara ujung jempol dan ujung kelingking saat jari-jari tangan direnggangkan secara maksimal. |
| 2 |
Sumber. pribadi |
Hasta | 1 hasta adalah ukuran jarak antara ujung jari terjauh (jari tengah) sampai ke ujung siku saat siku ditekuk dan jari-jari diluruskan secara maksimal. |
| 3 |
Sumber. pribadi |
Depa | 1 depa adalah ukuran jarak antara ujung jari kanan terjauh (jari tengah) sampai dengan ujung jari kiri terjauh saat kedua tangan dibentangkan secara maksimal dan jari-jari diluruskan. |
| 4 |
Sumber. pribadi |
Telapak Kaki | 1 telapak kaki adalah ukuran jarak antara ujung tumit sampai dengan ujung jari kaki terjauh saat kaki diletakkan secara maksimal. |
Mari
Membaca
Pentingnya penggunaan satuan baku pada kegiatan pengukuran
Misalnya Ahmad adalah seorang tukang kayu, kemudian Ahmad memiliki sebuah balok
kayu dan melakukan pengukuran balok kayu tersebut dengan menggunakan ranting, jengkal, dan meteran
seperti ilustrasi pada dibawah ini:
Sumber. Dok kemendikbud
Pertanyaan
Kesimpulan
Satuan baku adalah satuan yang menjadi patokan seluruh dunia. Keguanaan satuan baku dalam pengukuran.